Pemain pengganti Marouane Fellaini dan Dries Mertens mencegah Belgia tumbang di kompetisi Piala Dunia ketika mereka bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Aljazair 2-1.
Belgia, dipandang banyak orang sebagai pesaing sejati di Brasil, yang kalah penalti di babak pertama Sofiane Feghouli sampai pelatih Marc Wilmots membuat semua tiga pergantian pemain pada menit ke-65.
Pertama Fellaini menyamakan kedudukan dengan sundulan 20 menit
babak kedua kemudian Mertens,
mencetak gol di menit ke-80 hasil
umpan Eden Hazard.
Aljazair memanfaatkan
peluang satu-satunya bagi mereka sendiri dan menciptakan gol dari penalti dalam kejuaraan pertama mereka.
Nabil Bentaleb melepaskan bola ke Faouzi Ghoulam di sebelah kiri dan memberikan umpan silang dari kiri menuju Feghouli.
Nabil Bentaleb melepaskan bola ke Faouzi Ghoulam di sebelah kiri dan memberikan umpan silang dari kiri menuju Feghouli.
Striker tersebut tidak mencapai umpan tersebut tapi Jan Vertonghen berebut bola dengan Feghouli melakukan kesalahan fatal dengan menarik tangan Feghouli, wasit menunjuk titip putih dan memberikan kartu kuning pertama bagi Belgia.
Feghouli mengeksekusi pinalti, berhadapan dengan Thibault Courtois menembakan bola ke arah
kiper yang salah mengantisipasi arah bola pinalti tersebut, skor 1-0 untuk
Aljazair.
De Bruyne dan Vertonghen membuang sepasang tendangan bebas menjanjikan namun tidak dimanfaatkan dengan baik peluang tersebut.
Sebelumnya melakukan pergantian awal babak kedua, menit ke-65 Wilmots melakukan dua pergantian pemain lagi, Divock Origi dan Fellaini dengan Lukaku dan Mousa Dembele.
Origi memiliki kesempatan awal yang besar, berhadapan dengan M'Bolhi melakukan tembakan rendah yang dengan baik dihentikan oleh kiper.
Tapi Fellaini yang membuat perbedaan, umpan De Bruyne diteruskan dengan sundulan kepala yang merobek gawang Aljazair.
Perubahan Wilmots menuai manfaat ketika Mertens membuat timnya unggul 10 menit kemudian.
De Bruyne terlibat lagi, kali ini memenangkan kembali perebutan bola dengan mengatasi Feghouli.
De Bruyne dan Vertonghen membuang sepasang tendangan bebas menjanjikan namun tidak dimanfaatkan dengan baik peluang tersebut.
Sebelumnya melakukan pergantian awal babak kedua, menit ke-65 Wilmots melakukan dua pergantian pemain lagi, Divock Origi dan Fellaini dengan Lukaku dan Mousa Dembele.
Origi memiliki kesempatan awal yang besar, berhadapan dengan M'Bolhi melakukan tembakan rendah yang dengan baik dihentikan oleh kiper.
Tapi Fellaini yang membuat perbedaan, umpan De Bruyne diteruskan dengan sundulan kepala yang merobek gawang Aljazair.
Perubahan Wilmots menuai manfaat ketika Mertens membuat timnya unggul 10 menit kemudian.
De Bruyne terlibat lagi, kali ini memenangkan kembali perebutan bola dengan mengatasi Feghouli.
No comments:
Post a Comment